Pendahuluan
Dalam kehidupan bermasyarakat, tidak semua kerugian timbul karena adanya perjanjian. Banyak kasus di mana seseorang mengalami kerugian akibat tindakan pihak lain yang melanggar hukum.
Dalam hukum perdata, hal ini dikenal sebagai Perbuatan Melawan Hukum (PMH).
PMH menjadi dasar penting dalam mengajukan gugatan untuk memperoleh ganti rugi atas kerugian yang dialami.
Pengertian Perbuatan Melawan Hukum (PMH)
Perbuatan Melawan Hukum (PMH) adalah setiap perbuatan yang melanggar hukum dan menimbulkan kerugian bagi orang lain.
Dasar hukum PMH diatur dalam:
👉 Pasal 1365 KUHPerdata
“Tiap perbuatan melawan hukum yang membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang karena salahnya menerbitkan kerugian itu, mengganti kerugian tersebut.”
Unsur-Unsur PMH
Agar suatu perbuatan dapat dikategorikan sebagai PMH, harus memenuhi unsur berikut:
1. Adanya Perbuatan
Bisa berupa tindakan aktif maupun pasif
2. Melawan Hukum
Melanggar:
- Undang-undang
- Hak orang lain
- Norma kesusilaan
- Kepatutan dalam masyarakat
3. Adanya Kesalahan
Berupa:
- Kesengajaan
- Kelalaian
4. Adanya Kerugian
Kerugian dapat berupa:
- Materiil (uang, aset)
- Immateriil (nama baik, mental)
5. Adanya Hubungan Sebab Akibat
Kerugian harus disebabkan langsung oleh perbuatan tersebut
Contoh Perbuatan Melawan Hukum
Berikut contoh PMH dalam kehidupan sehari-hari:
- Menyerobot atau menguasai tanah orang lain
- Menyebarkan fitnah yang merusak nama baik
- Merusak barang milik orang lain
- Melakukan penipuan yang merugikan pihak lain
Perbedaan PMH dan Wanprestasi
| Aspek | PMH | Wanprestasi |
|---|---|---|
| Dasar | Hukum umum | Perjanjian |
| Hubungan | Tidak perlu kontrak | Harus ada kontrak |
| Contoh | Fitnah, perusakan | Tidak bayar utang |
Akibat Hukum PMH
Pihak yang dirugikan dapat menuntut:
- Ganti rugi materiil
- Ganti rugi immateriil
- Penghentian perbuatan
- Pemulihan keadaan
Cara Menggugat PMH
Langkah-langkahnya:
1. Mengumpulkan Bukti
- Dokumen
- Saksi
- Foto/video
2. Mengajukan Gugatan ke Pengadilan Negeri
3. Mengikuti Proses Persidangan
- Jawaban
- Replik
- Duplik
- Pembuktian
Kesimpulan
PMH merupakan dasar hukum penting untuk melindungi hak seseorang dari tindakan yang merugikan, meskipun tidak ada perjanjian sebelumnya.
Penutup
Dalam menghadapi PMH, penting untuk segera mengambil langkah hukum yang tepat. Konsultasi dengan advokat akan membantu menentukan strategi terbaik dalam memperjuangkan hak Anda.





